24 Jan

 Cara berwudhu

yang benar menurut sunnah Nabi –Shollallohu alaihi wasallam-
Dari Humron bahwasanya Utsman meminta air wudlu, lalu beliau membasuh kedua tangannya tiga kali, kemudian berkumur, menghirup air kedalam hidung, dan menyemprotkannya, kemudian membasuh mukanya, tiga kali, kemudian beliau membasuh tangannya yang kanan sampai siku, tiga kali, kemudian tangan yang kiri seperti itu, kemudian membasuh kepalanya, kemudian membasuh kakinya yang kanan sampai kedua mata kaki tiga kali, kemudian kaki yang kiri seperti itu, kemudian berkata: “Aku melihat Rasululloh –Shollallohu alaihi wasallam- berwudhu seperti wudhu’ku ini”. Muttafaq alaih Keterangan:
1- Disunnahkan ketika berwudhu membaca “BISMILLAH”
2- Membasuh kedua tangan (sempurnanya tiga kali) sebelum memasukkan      tangan kanan kedalam bejana (wadah air) atau langsung pakai kranair.
3- Memasukkan tangan kanan untuk mengambil air kedalam bejana apabila
menggunakan nya atau langsung pada kran air, untuk berkumur dan
menghisap air kedalam hidung lalu menyemprotkannya. (sempurnanya      tigakali).
4- Tangan kanan mengambil air langsung kedalam bejana atau pakai kran      air, lalu dituangkannya ketangan kiri untuk bersama-sama membasuh      muka dengan merata. (sempurnanya tiga kali).
5-Tangan kanan mengambil air langsung kedalam bejana atau pakai kran     air, lalu dituangkannya untuk membasuh tangan kanan dan diterima     oleh tangan
kiri untuk meratakannya pada tangan kanan sampai siku. (sempurnanya      tiga kali)
6- Tangan kanan mengambil air langsung kedalam bejana atau pakai kran       air, lalu dituangkannya ketangan kiri untuk membasuh tangan kiri       dan diterima oleh tangan kanan untuk meratakannya sampai siku.       (sempurnanya tiga kali)
7- Tangan kanan mengambil air lalu dipertemukan dengan tangan kiri       untuk bersama-bersama mengusap kepala. Dimulai dari bagian depan       ubun-ubun sampai ketengkuk lalu dikembalikan lagi ketempat semula,       lalu membasuh telinga dengan cara tanpa mengambil air baru tapi boleh       juga dengan mengambil air baru, lalu kedua telunjuknya bersama-sama       mengusap liang-liang telinga kemudian bagian luarnya diusap dengan       kedu ibu jarinya. (sekali)
8- Tangan kanan mengambil air langsung kedalam bejana atau pakai kran       air, lalu dituangkan keatas kaki kanan lalu diterima oleh tangan kiri       untuk diratakan sampai kaki bagian bawah.
9- Untuk membasuh kaki kiri caranya sama dengan membasuh kaki kanan.
10- pelaksanaannya harus tertib sesuai dengan urutan yang telah        ditentukan dalam sunnah Nabi –Shollallohu alaihi wasallam-.
11- berdo’a.
” أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ  له ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ “. أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ وَالتِّرْمِذِيُّ

وَزَادَ { اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنْ التَّوَّابِينَ . وَاجْعَلْنِي مِنْ الْمُتَطَهِّرِينَ                     

Asyhadu anlaa ilaaha illallooh wahdahuu laa syariikalah, wa asyhadu anna Muhammadan abduhuu warasuuluh”. Hr. Muslim dan At-Tirmidzi
At-Tirmidzi menambahkan: “Alloohummaj alnii minattawwaabiina waja’alnii minal mutathohhiriina”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: